Ngidam Selama Kehamilan
Kehamilan

6 Hal Penting Tentang Ngidam Bagi Ibu Hamil

Ngidam biasa terjadi dalam kehamilan. Bunda bisa mendambakan makanan asin, manis, hidangan yang tidak disukai dan juga hidangan eksotis.

Sekitar 84% wanita hamil di dunia mengalami ngidam. Jadi apa yang membuat Bunda ingin hidangan “gila” seperti itu? Ngidam adalah tanda kekurangan zat-zat tertentu. Itu berarti bahwa jika tubuh kekurangan nutrisi, tubuh akan mendambakan hal-hal yang dikandungnya, sama seperti kakek nenek kita mengatakan “kekurangan makanan.”

Selain itu, perubahan hormon dianggap sebagai penyebab utama dari kondisi ini. Hormon estrogen dan progesteron mempengaruhi otak, menghasilkan ngidam yang kuat. Selain itu, perubahan hormon juga meningkatkan selera wanita, yang menyebabkan ngidam.

Bagaimana jika saya tidak makan apa-apa selama kehamilan? Ini sangat normal. Bunda hanya perlu makan makanan yang baik untuk tubuh untuk menyediakan nutrisi yang dibutuhkan untuk perkembangan bayi.

Seberapa sering ngidam muncul?

Sebagian besar wanita hamil akan mulai merasa ngidam pada trimester pertama, lebih kuat pada trimester kedua dan kemudian secara bertahap lebih rendah pada tahap akhir kehamilan. Terkadang, ngidam terus muncul setelah Bayi lahir.

Berapa lama ngidam akan berakhir?

Beberapa orang memiliki perasaan ini selama kehamilan, sementara yang lain hanya muncul untuk jangka waktu tertentu. Terkadang, Anda hanya mendambakan satu hari, satu minggu atau satu bulan. Itu semua tergantung pada tubuh setiap orang.

Apa yang biasanya Bunda inginkan selama ngidam?

  1. Makanan asin

Jika Bunda biasanya makan ringan, Bundaakan bisa mendambakan makanan asin. Keinginan untuk makanan asin cukup umum pada wanita hamil. Selain itu, kehamilan meningkatkan volume darah, yang menyebabkan selera makan menginginkan makanan yang asin

Beberapa makanan asin yang mungkin ingin Bunda makan selama kehamilan: kentang goreng, popcorn, saus, ayam asin dicampur dengan sayuran.

  1. Makanan Manis

Coklat, krim, permen, dan kue kering adalah hal-hal yang biasanya disukai para pecinta makanan. Bunda mungkin kekurangan insulin karena selama kehamilan, gula darah biasanya rendah. Itulah mengapa Bunda menyukai makanan manis untuk menyeimbangkan gula darah.

  1. Makanan pedas dan panas

Ngidam pedas tidak seumum ngidam yang manis dan asin. Mungkin Bunda akan mendambakan makanan pedas seperti paprika merah, kari … Banyak orang mengira wanita yang mendambakan pedas seringkali akan melahirkan anak laki-laki dan mengidam manis akan melahirkan anak perempuan.

  1. Campurkan banyak hidangan eksotis bersama

Banyak wanita memiliki preferensi untuk kombinasi makanan yang tidak berinteraksi satu sama lain. Misalnya, makan acar dengan selai kacang, tuna dengan pisang, telur goreng dengan saus keju.

  1. Makanan kaya asam sitrat

Menginginkan makanan yang kaya asam sitrat mungkin merupakan pertanda bahwa kandungan asam dalam perut rendah. Asam-asam ini membantu tubuh untuk mencerna dengan lebih baik. Selain itu, keinginan untuk buah-buahan ini mungkin karena tubuh ingin menyerap beberapa vitamin seperti vitamin C, D dan beberapa mineral lainnya. Beberapa makanan yang kaya asam sitrat yang Bunda butuhkan adalah acar, lemon, dan cuka.

  1. Ngidam bukan makanan

Banyak wanita mendambakan barang-barang non-makanan. Kondisi ini disebut sindrom Pica. Penyebab utama dari kondisi ini adalah kurangnya zat besi tubuh atau kurangnya beberapa nutrisi dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, Bunda mungkin juga tidak ingin makan makanan bergizi lainnya. Beberapa hal yang mungkin diinginkan oleh Bunda: tanah liat, batu, kapur, lesung, kapur … Jika Bunda memiliki minat yang aneh ini, Bunda harus segera pergi ke dokter untuk berkonsultasi.

  1. Keinginan makanan sehat untuk tubuh

Bunda bahkan mungkin tergoda untuk memakan sesuatu yang tidak baik untuk tubuh, seperti minum kopi, anggur, keripik, makanan cepat saji.

  1. Makanan yang baik untuk kesehatan yang baik

Jika Bunda beruntung, Bunda akan mendambakan makanan yang baik untuk tubuh. Bunda ingin makan: buah-buahan (apel, melon, pir, anggur), sayuran (sayuran dengan hijau tua, kacang-kacangan), daging (daging merah, daging tanpa lemak), makanan laut (kepiting, ikan), jus (jeruk, grapefruit) dan susu (susu segar, yogurt, keju). Makan banyak setiap hari ini.

Hubungan Kebiasaan makan dan jenis kelamin bayi dalam kandungan

Banyak orang berpikir bahwa mengidam kehamilan juga membantu memprediksi jenis kelamin janin yang akan dilahirkan:

  1. Keinginan akan melahirkan anak perempuan

Jika Bunda hanya menginginkan permen seperti coklat, manisan, biskuit, kue kering, dan produk susu, maka ada kemungkinan bahwa bayi Bunda akan menjadi putri yang cantik. Namun, tidak ada bukti bahwa ini benar.

  1. Menginginkan makanan asin, asam akan melahirkan anak laki-laki

Jika mendambakan berbagai macam makanan yang berbeda, ada kemungkinan bahwa bayi di perut akan menjadi laki-laki. Bunda akan mendambakan makanan yang asam, pedas, kaya protein, bahkan makanan yang tidak pernah Bunda sukai sebelumnya.

Namun, tidak ada bukti ilmiah bahwa ini benar. Bunda hanya dapat mengetahui jenis kelamin janin dengan USG pada 20 minggu kehamilan.

Bagaimana mengontrol ngidam selama kehamilan?

Tips di bawah ini akan membantu Bunda mengendalikan ngidam untuk makanan yang tidak baik selama kehamilan.

  1. Jangan melewatkan sarapan

Memulai hari baru dengan makanan bergizi akan membantu tubuh Bunda mendapatkan cukup energi dan tidak ada rasa lapar sesudahnya.

  1. Bagilah makanan

Jangan menunggu hingga lapar sebelum makan. Luangkan waktu untuk makan kecil di siang hari sehingga Bunda tidak perlu khawatir tentang makanan ringan. Makan 4-6 porsi kecil sehari.

  1. Berolahraga secara teratur

Aktivitas fisik akan membantu Bunda untuk memiliki suasana hati yang baik dan mengontrol kadar hormon. Berolahraga Simpel seperti ini juga salah satu cara mengendalikan ngidam.

  1. Kendalikan diet

Jika Bunda tidak bisa menahan keinginan ngemil, kendalikan pola makan. Hanya makan beberapa potong kecil, bukan mangkuk penuh. Jika Bunda menginginkan coklat, makanlah.

  1. Pilih camilan sehat

Pilih hidangan ringan yang bagus untuk tubuh Anda dan selalu bawa bersama Anda. Jika Anda lapar, cari makanan. Piring yang bisa Anda siapkan adalah kacang, buah-buahan dan beberapa hidangan bergizi lainnya.

  1. Jangan Makan Junk Food

Cara terbaik untuk menghindari junk food adalah dengan tidak menyimpannya di kulkas Bunda, karena junk food tidak sehat bagi kesehatan.

  1. Temukan resep baru

Buat itu enak dan mengasyikkan dengan mencoba beberapa resep baru. Ketika Bunda menikmati makanan yang Bunda masak sendiri, Bunda akan merasa lebih baik.

  1. Pilih makanan sehat

Ganti makanan yang buruk dengan makanan bergizi. Jika Bunda mendambakan kue manis, makanlah buah. Jika mendambakan minuman, pilih jus. Bunda juga dapat memilih cokelat hitam, bukan coklat susu.

Efek buruk ngidam selama kehamilan

Beberapa mengidam tidak berbahaya, sementara yang lain berbahaya.

  1. Sindrom ngidam (Pica)

Tanah liat mengandung timah, dan makan berlebihan akan menyebabkan masalah seperti pendengaran yang buruk, keterampilan motorik yang buruk dan IQ rendah. Selain itu, anak akan mengalami banyak kesulitan dalam belajar.

  1. Ngidam untuk makanan berkalori tinggi

Makan terlalu banyak permen, cokelat, dan makanan kaya kalori lainnya dapat membuat ibu bertambah gemuk. Jika Bunda memiliki diabetes gestasional, makan berlebihan makanan ini akan menyebabkan banyak komplikasi serius.

Ingat, apa yang Bunda makan akan memengaruhi bayi. Jadi, pilihlah makanan sehat, berikan lebih banyak nutrisi untuk tubuh daripada makanan yang tidak baik.

Article written by Suwartik

Seorang Bidan Yang Lahir Pada Gresik Tahun 1988, Menempuh Akademi Kebidanan Di Lumajang Membagikan Informasi - Informasi Seputar Kehamilan Yang Semoga Barokah Dan Dapat Bermanfaat Bagi Semua Orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *