Makanan Penambah Berat Badan Bayi Secara Alami

Ketika si kecil sedang tidak nafsu makan, hal ini tentu membuat orangtua menjadi kebingungan. Anak memang memiliki nafsu makan yang sulit ditebak, ada masanya si kecil jadi sangat lahap, namun ada juga masa ketika ia menolak makan makanan apapun. Jika hal ini terjadi dan cukup lama berjalan, maka bisa membuat tumbuh kembangnya terganggu hingga berat badan sulit sekali untuk naik. Ada beberapa jenis makanan yang bisa digunakan untuk penambah berat badan pada bayi. Berikut ulasan tentang makanan penambah berat badan bayi secara alami selengkapnya.

jenis-jenis makanan penambah berat badan bayi

Makanan yang bernutrisi seimbang akan membantu menambah berat badan bayi secara alami

Jenis makanan penambah berat badan untuk Bayi

Saat si kecil susah sekali untuk makan dan Anda berkinginan memberikannya makanan penambah berat badan, maka jenisnya harus tetap sesuai dengan kebutuhannya. Memberikan bayi jenis makanan kurang sehat hanya karena ingin berat badannya bertambah, sangat tidak disarankan. Karena bisa memicu masalah kesehatan pada bayi Anda di masa mendatang.

Sebetulnya, secara umum, berat badan bayi bisa bertambah secara alami dengan memberikan asupan nutrisi yang tepat dan seimbang. Berikut beberapa jenis makanan penambah berat badan bayi, diantaranya:

1. Air Susu Ibu (ASI)

Makanan penambah berat badan bayi dengan cara alami

ASI kaya akan nutrisi penting yang akan membantu berat badan bayi bertambah secara alami

Makanan penambah berat badan bayi secara alami yang cukup ampuh ialah ASI atau Air Susu Ibu, terutama untuk bayi yang masih mengkonsumsi ASI secara eksklusif. Hal ini karena ASI mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh kembangnya secara lengkap.

Bukan hanya itu saja, ASI juga merupakan jenis makanan yang mudah dicerna, sehingga memudahkan kinerja sistem pencernaan bayi. Hal ini yang membuat bayi yang mendapat asupan ASI secara cukup umumnya memiliki berat badan yang seimbang dan terlihat lebih sehat.

Baca juga: 5 Tanda Bayi Cukup Asi yang Patut Bunda Ketahui

2. Kentang

bubur kentang untuk meningkatkan berat badan bayi

Puree Kentang membantu mencukupi kebutuhan nutrisi pada bayi

Selanjutnya ada kentang yang bisa digunakan untuk membantu berat badan bayi bertambah. Sebagaimana kita tahu kentang merupakan sumber karbohidrat kompleks yang sangat baik bagi tubuh. Dan bisa menjadi makanan pendamping ASI (MPASI) yang sangat bagus untuk bayi yang sudah mulai mengenal MPASI, karena teksturnya yang lembut. Sehingga memudahkan bayi untuk mencernanya.

Selain karbohodrat, kentang juga memiliki kandungan nutrisi lainnya seperti vitamin C, B6, fosfor, juga mangan, sehingga sangat cocok digunakan sebagai menu penambah berat badan untuk bayi. Ditambah lagi, kentang juga termasuk aman untuk dikonsumsi bayi yang memiliki bakat alergi. Anda bisa memberikan kentang yang direbus dan ditumbuk halus. Kemudian bisa ditambahkan susu formula yang sudah dicairkan agar teksturnya lebih encer dan mudah dikonsumsi oleh si kecil. Mulailah dengan jumlah kecil agar bayi tidak mengalami masalah pencernaan seperti sembelit.

3. Pisang

Pisang memberikan nutrisi seimbang dan membantu menaikan berat badan bayi secara alami

Pisang yang dihaluskan bisa jadi makanan yang sangat bagus untuk bayi

Bayi yang sudah berusia lebih 6 bulan lebih maka konsumsi ASI saja tak  mampu mencukupi kebutuhan nutrisinya untuk dapat membuat berat badannya bertambah. Oleh karenanya bayi perlu makanan pendamping atau MPASI. Pisang menjadi salah satu jenis makanan penambah berat badan bayi yang cukup direkomendasikan.

Ini karena pisang merupakan salah satu buah yang tinggi kandungan kalorinya. Selain itu juga kaya akan kalium, serat, Vitamin C, B6 dan juga karbohidrat. Sehingga pisang menjadi makanan sehat yang cocok untuk meningkatkan berat badan bayi.

Saat pertama kali mengenalkan pisang sebagai makanan pendampng ASI untuk bayi, Anda bisa mengolahnya dalam bentuk pure. Baru setelah berusia lebih dari 8 bulan, Anda bisa memperkenalkan kreasi makanan sehat yang lain dengan bahan pisang, misalnya saja pancake dan lain sebagainya.

Baca juga: 5 Nutrisi Penting Untuk Menambah Berat Badan Janin di Trimester Ketiga

4. Alpukat

Alpukat juga sangat baik menaikan berat badan bayi

Kaya akan lemak baik, alpukat menjadi buah yang baik untuk berat badan bayi

Selain pisang, buah alpukat juga bisa digunakan sebagai makanan penambah berat badan bayi. Buah ini cocok diberikan setelah bayi berusia 6 bulan dan baru mengenal makanan pendamping. Buah ini mengandung lemak nabati yang berlimpah sehingga dapat membantu menambah berat badan bayi secara alami.

Selain itu, juga terdapat kandungan nutrisi lainnya yang penting untuk tubuh bayi. Mulai dari vitamin B6, vitamin E, vitamin C, vitamin K, serat, asam folat, juga asam pantotenat. Di awal-awal pengenalan MPASI pada bayi, Anda dapat memberikan alpukat yang dihaluskan atau bisa juga ditambahkan dengan susu formula yang sudah dicairkan agar tidak terlalu kental.

5. Ubi Jalar

Tinggi serat dan karbohidrat,

Ubi jalar yang dilembutkan sangat cocok untuk bayi yang baru belajar mengenal makanan pendamping ASI

Selain kentang, ubi jalar juga bisa jadi rekomendasi makanan penambah berat badan bayi secara alami yang dapat Anda coba. Jenis umbi-umbian ini juga sangat baik saat baru mengenalkan makanan pendamping pada bayi. Ini karena ubi jalar mengandung nutrisi yang cukup berlimpah  untuk tumbu kembang bayi. Muladi dari vitamin A, B6 dan C, tembaga, mangan, kalium, magnesium, fosfor, serat, serta rendah lemak jenuh.

Anda dapat menyajikan ubi jalar dalam bentuk sup, pure, pancake, dan lain sebagainya. Namun, untuk awal pengenalan, alangkah baiknya ubi jalar diberikan dalam bentuk bubur (pure) yang direbus lebih dulu, kemudian dihaluskan baru kemudian disaring.

6. Keju

Selanjutnya, makanan penambah berat badan bayi yang cukup efektif ialah keju. Jenis makanan ini kayan kandungan kalsium, protein, dan vitamin A, D, B12, selenium serta fosfor. Namun, Anda baru dapat memberikan jenis makanan ini untuk si kecil saat usianya telah mencapai 8 bulan atau lebih.

Anda bisa memberikan keju pada si kecil dalam bentuk potongan sekali makan (finger food). Ini akan merangsang bayi untuk tertarik dengan makanan dan mau makan sendiri. Tapi, alangkah lebih baik untuk berkonsultasi lebih dulu dengan dokter anak, jika si kecil memiliki riwayat alergi susu sapi.

7. Ayam

sup ayam untuk bayi

Asupan protein dari ayam mendukung pertumbuhan bayi jadi seimbang

Kaya akan kandungan protein, daging ayam juga sangat baik sebagai makanan penambah berat badan bayi.  Selain itu, daging ayam juga kaya akan kandungan niacin, magnesium, fosfor dan Vitamin B kompleks. Sebaiknya, berikan jenis makanan ini setelah bayi berusia diatas 8 bulan.

Namun untuk mulai mengenalkan bayi Anda dengan aroma dan rasanya, Anda dapat mengolahnya menjadi kaldu dan diberikan bersama nasi yang dihaluskan.

Demikian tadi beberapa rekomendasi jenis makanan penambah berat badan bayi. Perlu diingat saat memberikan jenis makanan tersebut, ada baiknya untuk memberikannya dengan porsi kecil sedikit demi sedikit. Agar perut bayi belajar beradaptasi sehingga tidak menimbulkan masalah pencernaan. Jangan lupa juga untuk mengkombinasi beberapa jenis makanan tersebut supaya nutrisi yang didapat bisa seimbang.

Jangan lupa untuk mengikuti Wikibunda di Facebook ya!

Leave a Reply