Makanan Bayi 6 Bulan agar Tidak Sembelit

Makanan bayi 6 bulan ke atas harus diperhatikan dengan baik agar terhindar dari masalah sembelitDi 6 bulan pertama, sebaiknya bayi cuma mengonsumsi ASI saja tanpa makanan tambahan yang lainnya. Sebab, sistem pencernaan bayi masih belum bisa bekerja secara optimal untuk mencerna makanan lain. Berbeda dengan bayi yang sudah berusia 6 bulan atau lebih, di usia ini bayi sudah mampu mencerna makanan pendamping atau yang lebih dikenal degan MPASI.

Jenis Makanan untuk Bayi Usia 6 Bulan

Cukupi kebutuhan nutrisi bayi dengan makanan yang seimbang

Penuhi Kebutuhan nutrisi bayi dengan makanan yang bergizi seimbang

Ada baiknya jangan memberikan minuman lain selain ASI atau makanan padat sebelum bayi genap berusia 6 bulan. Sebelum mulai memberikan MPASI pada bayi, ketahui lebih dulu ciri-ciri umum bahwa bayi sudah siap mengkonsumsi makanan pendamping. Berikut diantaranya.

  • Bayi terlihat sangat tertarik dengan makanan yang tengah dikonsumsi oleh orangtuanya.
  • Mampu duduk sendiri dengan tegak tanpa bantuan, dan kepalanya telah tersanggah tubuh dengan baik.
  • Mampu menelan makanan dengan baik. Jika tidak, bayi akan mengeluarkan lagi makanan yang masuk ke dalam mulutnya.
  • Mulai mampu meraih makanan kemudian memasukkannya ke dalam mulut, sebab sudah ada koordinasi yang cukup baik diantara mata, mulut, dan juga tangannya.

Saat memilih menu MPASI untuk bayi Anda yang sudah berusia 6 bulan atau lebih, jangan lupa perhatikan pedoman gizi yang seimbang. Hal ini untuk menjamin kebutuhan gizi pada si kecil bisa terpenuni, dan juga menghindarkan bayi agar tidak sembelit. Untuk bayi yang berusia 6 hingga 23 bulan, umumnya pedoman gizi yang seimbang terdiri dari mineral dan vitamin sekitar 5%, makanan pokok sekitar 30%, protein hewani sekitar 30%, sayur dan buah-buahan sekitar 25%, serta kacang-kacangan sekitar 10%. Berikut ini beberapa menu makanan bayi 6 bulan agar tidak sembelit, diantaranya.

Baca juga: Manfaat ASI Bagi Bayi Dan Juga Bagi Ibu

1. Sereal dan Pisang

Sereal kaya akan kandungan serat yang baik untuk pencernaan bayi

Sereal kaya akan kandungan serat yang baik untuk pencernaan bayi

Jika Anda sedang mulai ingin mengenalkan makanan dengan tekstur semi padat pada bayi, maka sereal dan pisang bisa jadi rekomendasi makanan yang cocok. Sereal biasanya terbuat dari biji gandum utuh yang kaya akan kandungan serat yang cukup tinggi. Ditambah lagi, di dalam sereal juga terdapat kandungan vitamin B kompleks yang cukup baik untuk mendukung pertumbuhan jaringan serta otot pada tubuh bayi.

Akan tetapi, saat Anda memberikan sereal pada bayi dalam bentuknya yang masih murni, kemungkinan besar bayi akan kurang menyukai rasanya. Untuk bisa mengatasi hal tersebut, maka Anda pun dapat bisa mencampurkan sereal dengan pisang matang yang terlebih dahulu sudah dihaluskan. Buah pisang kaya akan vitamin C serta kalium yang cukup baik untuk mendukung kesehatan jantung bayi sekaligus menjaga bayi agar tidak sembelit.

Baca juga: Suplementasi Vitamin D Untuk Bayi Baru Lahir

2. Buah Apel

Apel kaya akan vitamin dan mineral serta serat yang dibutuhkan oleh tubuh bayi

Apel kaya akan vitamin dan mineral serta serat yang dibutuhkan oleh tubuh bayi

Salah satu buah yang bagus untuk bayi dan bisa mengurangi masalah sembelit yang kerap dialami bayi ialah buah apel. Hal ini karena buah apel memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Anda bisa memberikan apel yang sudah diproses berbentuk bubur untuk si kecil. Pasalnya, buah apel yang telah dihancurkan lebih mudah diterima oleh pencernaan bayi. Selain mampu membantu menjaga pencernaan bayi, buah apel juga tinggi akan kandungan antioksidan yang mampu membantu meningkatkan kekebalan tubuh bayi dan membuatnya tak mudah sakit.

Baca juga: 10 Makanan Yang Tidak Boleh Dimakan Saat Anak Mulai Belajar Makan

3. Brokoli

Makanan yang mengurangi sembelit pada bayi

Makanan bayi 6 bulan ke atas harus diperhatikan dengan baik agar terhindar dari masalah sembelit

Makanan bayi 6 bulan agar tidak sembelit selanjutnya ialah brokoli, karena di dalamnya kaya akan kandungan serat yang cukup tinggi. Anda dapat merebusnya dan dicampurkan ke bubur nasi untuk bayi atau bisa juga dibuat sop sayuran. Brokoli juga dapat membuat bayi jadi lebih sehat, sebab tinggi kandungan antioksidan. Diantaranya seperti glukosinates, magnesium, sulfur, dan juga seng. Kesemua nutrisi tersebut cukup penting untuk mendukung tumbuh kembang bayi di masa mendatang.

4. Wortel

Wortel juga sangat baik untuk mengatasi masalah sembelit pada bayi


Wortel juga sangat baik untuk mengatasi masalah sembelit pada bayi

Seperti yang diketahui bahwa, wortel kaya akan kandungan beta karoten. Kandungan ini bisa membuat organ penglihatan bayi jadi lebih sehat dan membuat mata bayi lebih cerah. Selain itu, wortel juga memiliki kandungan vitamin C dan antioksidan yang bekerja dengan cara meningkatkan kinerja sistem metabolisme tubuh, termasuk mengurangi terjadinya sembelit pada bayi.

5. Kentang

Serat dan karbohidrat dalam kentang mampu membuat bayi kenyang lebih lama dan terbebas dari sembelit

Di usia 6 hingga 23 bulan, bayi memerlukan kalori secara cukup untuk tubuhnya. Nah, kentang bisa jadi makanan yang cocok diberikan untuk bayi Anda.  Anda bisa merebus kentang dan menghancurkannya hingga lembut kemudian dicampur dengan susu lalu berikan pada si kecil. Kentang yang juga kaya akan serat sangat baik untuk menjaga kesehatan usus bayi.

Saat membuat makanan bayi, ada baiknya jangan memberikan tambahan MSG atau penguat rasa di menu makanan tersebut. Sebab, hampir semua bahan makanan tambahan yang terlalu dini diberikan pada bayi bisa berisiko pada perkembangan bayi. Sehingga, membuat bayi akan menginginkannya dengan kadar yang jauh lebih tinggi saat berusia lebih besar.

Apabila terlihat gejala alergi pada bayi Anda setelah mengkonsumsi jenis makanan tertentu, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter agar bisa menentukan jenis makanan yang sesuai untuk bayi. Demikian tadi informasi singkat tentang makanan bayi 6 bulan agar tidak sembelit. Masalah sembelit pada bayi memang bukan hal yang berbahaya, namun jika kondisi sembelit berlangsung lama bisa jadi ada masalah pada pencernaan bayi. Untuk itu, segera kunjungi dokter terdekat untuk mendapatkan saran terbaik untuk buah hati Anda. Semoga bermanfaat.

Jangan lupa untuk mengikuti WikiBunda di Facebook ya!

 

Leave a Reply