Mengobati Pre-Eklamsia Selama Kehamilan
Kehamilan

Bagaimana Cara Mengobati Pre-eklamsia Selama Kehamilan

Pre-eklampsia adalah komplikasi serius kehamilan karena tekanan darah tinggi dan tanda-tanda lain kerusakan organ, biasanya ginjal. Apa saja gejala penyakit ini dan bagaimana mengobati Pre-eklamsia? Mari kita lihat pada artikel ini.

Apa itu pre-eklamsia?

Temui dokter Anda jika Anda melihat tanda-tanda Pre-eklampsia berikut:

  • Sakit kepala parah atau terus-menerus;
  • Perubahan visual, termasuk kebutaan ganda, penglihatan kabur, bercak atau lampu berkedip, fotosensitivitas atau kehilangan penglihatan sementara;
  • Sangat menyakitkan atau menyakitkan untuk disentuh di perut bagian atas;
  • Mual dan muntah (pada trimester kedua atau ketiga);
  • Sesak nafas.

Bagaimana cara merawat pre-eklamsia selama kehamilan?

Perawatan untuk mengobati pre-eklamsia tergantung pada tingkat keparahan, durasi penyakit dan kondisi janin.

Untuk menentukan tingkat keparahan kondisi ini, dokter Anda akan memeriksa tekanan darah Anda, tes urin dan tes darah. Selain itu, dokterjuga melakukan pemeriksaan ultrasonografi dan fisiologis kesehatan janin untukmemeriksa perkembangan janin.

Jika pra-eklampsia pada 37 minggu atau lebih, Anda akan terangsang dorongan biologis, terutama ketika leher rahim mulai menipis dan dilatasi. Kebanyakan dokter menyarankan untuk membatasi aktivitas, karena tekanan darah akan lebih rendah ketika Anda beristirahat. Namun, Anda tidak boleh banyak tidur di tempat tidur karena akan meningkatkan risiko pembekuan darah.

Baik di rumah atau di rumah sakit, Anda dan bayi Anda harus dipantau secara ketat selama bulan-bulan kehamilan yang tersisa. Anda harusmemeriksakan diri ke dokter untuk melakukan tes tekanan darah dan urin (danmungkin tes darah), serta pemeriksaan kesehatan rutin USG dan janin. Dokter Anda mungkin juga meminta Anda untuk menghitung jumlah kehamilan selama jangkawaktu tertentu.

Baca Juga : Tips Cara Menyuburkan Kandungan Agar Cepat Hamil

Jika suatu saat Anda merasakan gejala memburuk atau bayi Anda tidak berkembang, Anda mungkin harus pergi ke rumah sakit dan melahirkansecara prematur. Biasanya, pre-eklampsia dapat terjadi selama kelahiran,sehingga Anda akan dimonitor selama kelahiran.

Diharapkan bahwa informasi tersebut akan membantu para ibu memilih lebih banyak perawatan kesehatan untuk menjaga diri mereka sendiriserta kehamilan yang sehat.

Article written by Suwartik

Seorang Bidan Yang Lahir Pada Gresik Tahun 1988, Menempuh Akademi Kebidanan Di Lumajang Membagikan Informasi - Informasi Seputar Kehamilan Yang Semoga Barokah Dan Dapat Bermanfaat Bagi Semua Orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *