Olahraga Untuk Bayi Usia 0-12 Bulan

Olahraga untuk bayi usia 0-12 bulan

Olahraga teratur adalah kebiasaan yang baik, bahkan untuk bayi. Berikut ini adalah latihan olahraga yang baik untuk bayi berusia 0 sampai 12 bulan, Anda bisa simak tipsnya berikut ini.

Mengapa bayi juga perlu berolahraga?

Diet dan olahraga adalah dua hal terpenting untuk kesehatan seseorang. Olahraga tidak hanya untuk anak-anak dan orang dewasa yang lebih tua, juga memiliki banyak manfaat bagi bayi.

Menurut Asosiasi Olahraga dan Pendidikan Jasmani Nasional, bayi dan balita membutuhkan 60 menit aktivitas fisik setiap hari.

Baca Juga : Cara Merawat Batuk Pada Bayi Berumur Kurang Dari 6 Bulan

Anak-anak yang berolahraga lebih awal akan membuat kebiasaan baik sejak usia muda dan akan menjadi kebiasaan sepanjang hidup mereka.

Olahraga teratur akan mencegah obesitas dan penyakit terkait. Ini juga membantu untuk makan lebih baik, tidur lebih nyenyak.

Waktu yang dihabiskan untuk memberikan kontribusi mengurangi waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi, bermain game, dll. Anak-anak dalam proses tumbuh dewasa.

Selain itu, kegembiraan dari berolahraga akan membantu meningkatkan kesehatan mental, menciptakan dasar kepercayaan diri, aktif dalam beraktivitas.

Tidak hanya itu, latihan juga membantu mengencangkan cinta ibu-anak atau ayah-anak.

Latihan Olahraga yang bagus untuk bayi

  1. usia 1-3 bulan.

Tarik tangan.

  • Tempatkan bayi di punggungnya, pegang jari bayi.
  • Dengan lembut tarik tangan Anda.
  • Jangan menarik jari bayi ke atas tapi tarik tangan Anda ke atas dan ke bawah.
  • Kemudian, turunkan tangan Anda ke posisi semula, mulailah dari awal lagi.

Meregangkan tangan

  • Tempatkan bayi Anda di punggungnya, lengan disilangkan, seperti salib.
  • Kemudian lipat tangan Anda kembali ke dada bayi Anda.
  • Lakukan Berulang kal.
  1. bayi usia 3-4 bulan.

Bersepeda

  • Letakkan bayi Anda di tempat tidur atau di lantai.
  • Jaga posisi kaki bayi Anda.
  • Perlahan tarik satu kaki ke arah Anda, kaki lainnya dilipat ke bawah.
  • Lalu ganti kaki yang satunya, lakukan gerakan yang sama seperti saat bayi sedang mengendarai sepeda.
  1. bayi usia 5-6 bulan.

Latihan 1

  • Tempatkan bayi Anda di punggungnya, pegang pergelangan tangan atau lengan anak.
  • Perlahan menarik bayi untuk duduk tegak.
  • Lalu dengan lembut biarkan bayi turun.
  • Ulangi gerakan dari awal.

Latihan 2

  • Tempatkan bayi berbaring telungkup di atas tempat tidur, dua tangan terlipat untuk bersentuhan.
  • Lengan ibu diangkat ke sisi bayi, sekitar 45 derajat di atas tempat tidur.
  • Jaga kaki sedikit ke atas.
  • Kemudian, kembalikan posisi bayi dengan posisi semula.
  • Hindari memegang hidung. Jangan melakukan latihan ini setelah makan karena dapat menyebabkan muntah.
  1. bayi usia 7-8 bulan.

Latihan 1

  • Tempatkan bayi di punggungnya, pertahankan pergelangan kaki lurus.
  • Perlahan letakkan kaki kanan Anda di bagian atas tubuh bayi.
  • Jari-jarinya menyentuh telinga kirinya. Ingat untuk tidak menekan terlalu dekat (jika Anda tidak bisa atau tidak mau).
  • Lalu, letakkan di posisi semula; Beralih ke kaki dan telinga yang lain, lakukan hal yang sama.

Latihan 2

  • Tempatkan bayi di atas perut.
  • Satu tangan memegang dua pergelangan kaki, tangan satunya menopang perut.
  • Perlahan angkat tubuh bayi, biarkan tangan bayi jatuh seperti mendorong.
  • Berayun maju dan mundur, membiarkan kepalanya menengok ke depan; seperti gerobak dorong.
  • Menghitung ritme. Lalu baringkan bayi ke bawah.
  1. Bayi usia 9-12 bulan.

Latihan 1

  • Dudukan bayi di pangkuan Anda, kaki terbuka, lutut Anda sedikit membungkuk.
  • Jaga tubuh bagian atas, di ketiak.
  • Anda bersandar, membiarkan bayi Anda berjalan di atas Anda.
  • Setelah bayi datang dan memelukmu. Lanjutkan kembali ke posisi semula.
  • Latihan ini bagus untuk kaki bayi.

Beberapa catatan yang harus diketahui saat bayi berolahraga

  • Untuk anak di bawah 6 bulan, bernapas, mengisap dan menelan sekaligus pada saat bersamaan juga dikatakan berolahraga. Selain latihan di atas, Anda bisa meletakkan bayi Anda di kereta dorong untuk berjalan-jalan; tertawa dan memeluk bayi;
  • Dengan bayi berumur 6 bulan lebih, Anda juga bisa memegang bayi dan menari dengan musik, bermain game pesawat terbang, memegang bayi, menangkap dan menendang bola, dll. Hal ini juga dianggap sebagai olahraga yang baik untuk bayi.
  • Anda juga bisa mendaftar untuk kelas pendidikan jasmani untuk ibu dan bayi, tapi hanya 1-2 kali per minggu; Sisanya melakukan senam dirumah.
  • Hindari membuat anak Anda kelelahan, depresi atau tidak nyaman. Untuk bayi yang baru lahir, jangan memaksakan bayi untuk berolahraga, terutama untuk bayi yang sedang bermain.

Baca Juga : Cara Mengukur Suhu Tubuh Bayi Yang Benar

Latihan anak usia dini bisa Anda terapkan pada anak anda. Semoga dengan latihan yang baik untuk bayi baru lahir, bayi Anda akan lebih sehat dan lebih bahagia.

Jangan lupa untuk mendownload aplikasi dari Wiki Bunda yaitu Kumpulan Resep Mpasi yang berisi kumpulan resep mpasi yang mudah dan sehat.

Suwartik: Seorang Bidan Yang Lahir Pada Gresik Tahun 1988, Menempuh Akademi Kebidanan Di Lumajang Membagikan Informasi - Informasi Seputar Kehamilan Yang Semoga Barokah Dan Dapat Bermanfaat Bagi Semua Orang.