Cara Mengatasi Biang Keringat pada Bayi dan Pencegahannya

Biang keringat kerap membuat bayi merasa tidak nyaman

Umumnya, biang keringat pada bayi muncul dengan gejala seperti kemerahan dan ruam pada kulit. Hal ini dikarenakan kulit bayi yang masih sangat sensitif, sebab itu Anda tak boleh sembarangan memberi obat. Cara mengatasi biang keringat pada bayi pun harus sesuai dengan petunjuk dari dokter, atau bisa juga dengan cara-cara alami di rumah.

Biang keringat bisa membuat bayi menjadi rewel dan susah tidur, karena rasa kurang nyaman di kulitnya. Berikut ulasan lengkap bagaimana cara mengatasi biang keringat pada bayi.

Penyebab Munculnya Biang Keringat pada Bayi

Memakai baju yang tebal di tengah cuaca panas bisa memicu munculnya biang keringat pada bayi

Biang keringat pada padi bisa muncul karena banyak hal dan Salah satu cara terbaik mengatasinya ialah dengan mengurangi faktor pemicunya. Keringat yang berlebih juga bisa menjadi pemicu munculnya biang keringat pada bayi. 

Kondisi tersebut bisa membuat pori-pori kulit bayi menjadi tersumbat, karenanya keringat tak bisa keluar seluruhnya hingga memicu munculnya biang keringat di tubuh bayi. Mengapa bayi bisa terkena biang keringat? Sebab di usia tersebut, kelenjar keringat yang ada di tubuh bayi belum sempurna perkembangannya. 

Baca juga: Tanda dan Gejala Cacar Air Pada Bayi Serta Penanganannya

Beberapa pakar menyebut jika faktor lingkungan atau cuaca yang panas dan pakaian yang terlalu tebal bisa memicu munculnya biang keringat, terutama pada bayi. Ditambah lagi sirkulasi udara yang kurang baik bisa menyebabkan suhu dalam ruangan jadi lebih panas dan gerah. Belum lagi bayi dipakaikan terlalu banyak baju atau bahkan dibedong.

Nah, kondisi tersebut bisa memicu biang keringat di kulit bayi. Suhu atau cuaca yang panas bisa menyebabkan badan menjadi berkeringat, tapi karena pakaian yang dikenakan terlalu tebal ini justru membuat keringat tak bisa bisa keluar dengan leluasa.

Hal tersebut malah membuat keringat yang seharusnya keluar jadi mengalir ke bagian jaringan kulit yang ada di sekitar kelenjar keringat. Kondisi ini kemudian memicu munculnya iritasi dan ditandai dengan kemerahan di kulit hingga gatal-gatal.

Baca juga: Penyebab Dan Cara Mengobati Ruam Pada Bayi

Gejala dan Tanda-Tanda Biang keringat pada bayi

Munculnya ruam kemerahan di kulit menjadi tanda adanya biang keringat

Jika kulit bayi di bagian yang tertutup, seperti di leher, lipatan tangan, ketiak area sekitar kemaluan, atau belakang lutut mengalami ruam kemerahan, ini tandanya bayi mengalami biang keringat. Umuknya, bayi akan jadi lebih rewel dan kerap menggaruk area yang terdapat ruam merahnya.

Jika hal ini terjadi, ada baiknya kenakan pakaian yang berbahan tipis, nyaman dan mudah menyerap keringat. Jangan lupa, buat suhu ruangan menjadi turun dengan menyalakan kipas angin atau AC supaya mengurangi gerah yang dirasakan bayi.

Cara Mengatasi Biang Keringat pada Bayi

Pemberian losion khusus bisa membantu meredakan rasa tidak nyaman akibat biang keringat

Secara umum, biang keringat pada bayi akan hilang dan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari. Namun, agar bayi tidak semakin rewel dan lebih nyaman, Anda bisa melakukan beberapa cara mengatasi biang keringat pada bayi. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan.

  • Menurunkan suhu di dalam ruangan. Agar sirkulasi udara yang ada di dalam rumah menjadi lebih baik, Anda bisa memanfaatkan kipas angin atau pendingin ruangan (AC). Supaya bayi tidak merasa terlalu gerah atau kepanasan karena suhu udara yang kurang baik. Jika tubuh bayi terus menerus berkeringat karena suhu yang panas, ini justru bisa memperburuk keadaan. Sebaiknya pindahkan bayi segera ke ruangan yang memiliki sirkulasi udara lebih baik. 
  • Pakaikan baju yang nyaman pada bayi. Pilih baju bayi yang berbahan lembut, tipis dan menyerap keringat. Supaya keringat yang keluar bisa langsung terserap karena sirkulasi udaranya lebih lancar. Hindari pakaian bayi yang terlalu sempit dan ketat.
  • Jangan lupa jaga area kulit bayi yang mengalami ruam supaya tetap kering. Anda bisa mengoleskan losion calamine atau losion khusus pada area kulit yang muncul ruam kemerahan. Losion tersebut bisa membuat kulit bayi lebih dingin dan mengurangi rasa gatal. Sebaiknya hindari penggunaan losion area di sekitar mata. Untuk penggunaan losion pada bayi atau keadaan makin memburuk, segera saja  berkunjung ke dokter terdekat.

Bahan Alami untuk Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi

Selain menggunakan losion, cara mengatasi biang keribgat pada bayi juga bisa menggunakan bahan-bahan alami yang ada di sekitar. Berikut beberapa diantaranya.

1. Lidah buaya

Lidah buaya dan air mawar untuk meredakan biang keringat pada bayi

Bahan alami yang satu ini sudah banyak dikenal untuk mengatasi berbagai masalah kulit. Nah, lidah buaya ternyata juga bisa digunakan untuk mengatasi biang keringat pada bayi. Bahan alami tersebut memberikan efek sejuk dan dingin di kulit. 

Untuk menggunakannya, ambil daging lidah buaya kemudian campur dengan air mawar dan aduk rata. Campuran tersebut dipercaya mampu mengatasi biang keringat baik pada bayi, anak-anak hingga orang dewasa.

2. Bubuk Cendana

Bubuk kayu cendana dan air mawar untuk meredakan biang keringat

Bubuk kayu cendana merupakan salah satu bahan alami yang punya banyak sekali manfaat. Salah satunya untuk mengatasi biang keringat pada bayi.

Caranya cukup mudah, campur bubuk cendana dan air mawar menjadi satu. Kemudian oleskan campuran tersebut di area kulit bayi yang mengalami ruam kemerahan akibat biang keringat. 

3. Lemon

Perasan air lemon di air mandi bayi membantu mengurangi gejala biang keringat

Buah yang kaya vitamin C ini, dipercaya mampu mengontrol minyak yang berlebih karena pengeluaran keringat. Nah, Anda bisa memandikan bayi dengan air mandi yang dicampur dengan perasan air lemon agar bisa mengurangi gejala yang dirasakan akibat biang keringat. 

Mencegah Munculnya Biang Keringat 

Setelah tahu bagaimana cara mengatasi biang keringat pada bayi, ada baiknya untuk menghindari pemicunya. Agar jangan sampai terkena biang keringat meskipun bisa diatasi. Karena akan membuat bayi jadi tidak nyaman dan lebih rewel. Cara mencegah biang keringat sebetulnya tidak sulit, bisa dimulai dengan menghindari penggunaan pakaian berbahan tebal dan tidak menyerap saat cuaca sedang panas. Sebisa mungkin atur suhu ruangan agar selalu nyaman dan sejuk, setidaknya buat sirkulasi udara di dalam ruangan menjadi lebih lancar. Dengan begitu, bayi akan jauh dari biang keringat yang mengganggu. Semoga bermanfaat!

Henney Suwagi: Seorang freelance mom dengan anak balita yang lincah dan sehat, gemar membaca dan berbagi pengalaman.
Related Post