Janin Cegukan Di Dalam Kandungan
Kehamilan

4 Penyebab Janin Cegukan Di Dalam Kandungan

Selama kehamilan, banyak ibu hamil merasakan janin cegukan di dalam kandungan. Fenomena ini terkadang membuat Bunda khawatir. Mari kita cari tahu lebih lengkap tentang masalah ini di bawah ini.

Setelah berbulan-bulan kehamilan, bayi di perut Bunda telah tumbuh lebih besar. Sekarang, Bunda sudah memasuki trimester kedua dan mulai merasakan gerakan bayi. Ini membuat Bunda merasa sangat senang dan bahagia.

Memantau dan menganalisis gerakan bayi di perut, Bunda akan merasakan perkembangan serta menemukan kelainan bayi. Jika Bunda merasakan kejutan (seperti tick ticker) atau ketukan di bagian dalam perut bagian bawah, jangan terlalu khawatir. Ini adalah tanda bahwa janin cegukan dan merupakan fenomena normal, menunjukkan bahwa pernapasan bayi berkembang sehat.

Penyebab Janin Cegukan di dalam Kandungan

Cegukan hanya dimulai ketika sistem saraf pusat bayi Bunda sepenuhnya berkembang dan memiliki kemampuan untuk mengendalikan cegukan. Bahkan, janin dapat tersendat pada tahap awal kehamilan tetapi tidak ada bukti bahwa ini adalah karena janin terlalu kecil. Namun, Bunda akan merasakan hal ini dengan sangat jelas pada akhir kehamilan. Jadi kenapa janin cegukan?

Bayi ingin dilahirkan

Bayi yang memiliki kebiasaan “menendang” bayi di dalam rahim tanpa memandang siang dan malam adalah bayi yang ingin dilahirkan. Cegukan janin dianggap karena bayi tidak sabar, hanya untuk segera sampai ke hari keluar dari rahim. Cacar anak juga merupakan tanda bayi yang mempersiapkan keterampilan menyusui nantinya. Jika bayinya lahir, Bunda melihat beberapa tanda merah kecil di kulit, mungkin karena bayi mengisap, menyusui diri sendiri menyebabkan cegukan seperti itu.

Karena gerakan abnormal diafragma

Cegukan adalah hasil dari pernapasan janin pada cairan ketuban. Seperti orang dewasa, bayi juga cegukan karena gerakan diafragma yang abnormal. Sebagai bayi, janin tidak menyeimbangkan menelan dan bernapas. Ketika menelan atau bernapas, bayi menghirup atau mendorong cairan ketuban keluar, menyebabkan cegukan.

Kabel umbilical terjepit

Jika bayi Bunda cegukan karena alasan ini, Bunda perlu menyadari kemungkinan bahwa ia dalam bahaya. Ketika tali pusat dikompresi, suplai oksigen terbatas atau terlalu sedikit untuk menginfuskan cegukan. Selain itu, itu mempengaruhi jantung dan aliran darah ke janin. Jika cegukan tiba-tiba mengalami peningkatan frekuensi dan keparahan, Bunda harus segera mencari saran medis.

Pastikan janin Bunda baik-baik saja

Rasakan gerakan bayi saat dia masih di dalam rahim. Selain itu, Bunda juga harus memperhatikan gerakan-gerakan ini, jika Bunda memiliki keraguan, temui dokter untuk meminta saran.

Melalui Artikel di atas Wiki Bunda harap Bunda tahu lebih banyak tentang fenomena dan penyebab janin cegukan. Jika memungkinkan, konsultasikan dengan dokter secara dekat untuk setiap gerakan aneh yang mungkin Bunda alami. USG juga dapat digunakan untuk mengkonfirmasi status endometrium

Article written by Suwartik

Seorang Bidan Yang Lahir Pada Gresik Tahun 1988, Menempuh Akademi Kebidanan Di Lumajang Membagikan Informasi - Informasi Seputar Kehamilan Yang Semoga Barokah Dan Dapat Bermanfaat Bagi Semua Orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *