Bunda, Ini Dia 5 Obat Biang Keringat Untuk Bayi

Biang keringat biasanya muncul di musim panas atau cuaca yang lembab dan gerah. Ruam kemerahan dan bentol-bentol di kulit membuat bayi merasa gatal dan tidak nyaman. Bunda bisa menggunakan obat biang keringat untuk bayi guna mengatasi gatal dan panas yang diakibatkannya.

Biang keringat terjadi karena tersumbatnya pori-pori bayi sehingga keringat tidak bisa keluar dengan lancar. Pori-pori bayi yang kecil masih sering tertutup lemak sehingga proses sekresi juga terhambat. Sebenarnya hal ini bukan penyakit berbahaya, namun efek sampingnya memang membuat bayi jadi tidak nyaman. Berikut adalah 5 obat biang keringat untuk bayi yang bisa Bunda coba.

Obat biang keringat untuk bayi yang manjur

  1. Tepung Kanji

Tepung kanji atau tapioka berasal dari saripati singkong. Sifatnya yang dingin mampu menyejukkan kulit bayi dan meredakan biang keringatnya. Untuk memakai kanji sebagai obat biang keringat, Bunda perlu membasahinya dengan air hingga menjadi pasta kental. Setelah itu oleskan secara merata pada kulit yang gatal.

Sebaiknya bayi dalam kondisi bersih dan segar ya Bunda, agar pengobatannya lebih efektif. Bunda bisa memandikan si kecil lalu memakaikan adonan kanji tadi di kulitnya yang telah kering. Jika adonan kanji sudah mengering, bersihkan kulit bayi atau mandikan kembali.

  1. Lidah Buaya

Lidah buaya juga bersifat dingin dan sudah dikenal sebagai bahan ampuh mengatasi biang keringat dan kulit yang panas. Keruk bagian isi lidah buaya (jangan sampai kena kulitnya) dan oleskan ke kulit si kecil. Rasa sejuk dari lidah buaya akan mendinginkan kulit dan menghilangkan rasa gatal. Lidah buaya juga bisa mengurangi ruam dan radang di kulit bayi.

  1. Kacang Hijau Dan Daun Krokot

Selain sumber vitamin B, kacang hijau juga bisa digunakan untuk menyembuhkan biang keringat. Sementara daun krokot biasanya dijadikan lalapan. Namun jika keduanya dipadukan, bisa mengatasi biang keringat pada bayi.

Caranya adalah dengan menghaluskan kacang hijau dengan daun krokot. Setelah itu tambahkan air secukupnya dan rebus hingga matang. Minumkan air rebusan ini tiga kali sehari pada bayi. Bunda bisa menambahkan gula aren atau madu agar rasanya lebih enak.

  1. Mentimun

Mentimun yang diparut dan dibalurkan pada kulit dapat memberi sensasi dingin dan menghilangkan gatal perih akibat biang keringat. Bunda dapat mencampurkannya dengan lidah buaya atau mentimun saja juga boleh.

  1. Lotion Khusus Untuk Biang Keringat

Lotion biang keringat untuk bayi biasanya berbahan dasar calamin. Bunda bisa mengoleskannya setelah si kecil mandi atau setelah badannya diseka menjelang tidur.

Tidak Berbahaya, Tapi Tetap Diwaspadai

Walaupun biang keringat adalah kondisi yang lumrah pada bayi terutama jika tinggal di daerah panas, tapi Bunda tetap harus waspada. Bukan pada biang keringatnya, tapi pada kondisi panasnya. Panas yang terlalu tinggi berbahaya bagi bayi, terutama bayi yang berusia di bawah tiga bulan.

Kepanasan pada bayi dapat menyebabkan kematian mendadak karena heat stroke. Kondisi ini terjadi jika tubuh si kecil tidak bisa mengatur dan menurunkan suhunya sendiri. Serangan heat stroke sering terjadi saat bayi sedang tidur.

Untuk mencegah kepanasan dan biang keringat, Bunda dapat melakukan beberapa hal berikut:

  1. Pakaikan bayi pakaian yang longgar dan terbuat dari bahan yang menyerap keringat. Baju dari katun bambu adalah bahan kain yang sangat baik untuk bayi. Kain ini lembut, sejuk di kulit dan menyerap keringat dengan baik.
  2. Seka tubuh bayi jika dia terlihat gelisah dan rewel. Beri lotion atau bedak cair agar kulitnya kering dan bebas keringat.
  3. Tempatkan bayi di ruangan yang sejuk dengan ventilasi cukup. Jika cuaca sangat panas, tambahkan kipas angin atau AC di ruangan.
  4. Jika ruam dan bentol telah ada di kulit bayi, usahakan bayi tidak menggaruknya terlalu sering. Pakaikan sarung tangan dan potong kuku bayi agar kulitnya tidak luka.
  5. Jangan terlalu lama menggendong bayi karena dekapan dan panas tubuh kita akan membuatnya bertambah gerah dan berkeringat.
  6. Pastikan asupan cairan bayi tetap cukup agar tidak dehidrasi. Selain ASI, untuk bayi yang telah berusia 6 bulan ke atas Bunda bisa memberi air putih, susu formula atau jus sebagai asupan cairan baginya.
  7. Gunakan sabun bayi tanpa pewangi dan hypo allergenic agar kulitnya yang beruam tidak meradang. Jangan lupa untuk memandikan bayi paling tidak dua kali sehari setiap pagi dan sore hari.

Jika biang keringat disertai dengan demam, ruam parah bahkan bernanah, pembengkakan kelenjar getah bening serta rasa sakit yang membuat bayi rewel terus-menerus. Segera periksakan si kecil ke dokter. Terkadang dokter akan memberi paracetamol dan penghilang rasa nyeri untuk mengurangi demam dan sakitnya. Atau salep hydrocortisone sebagai obat biang keringat untuk bayi Bunda. Ruam yang meradang, bengkak dan terasa hangat saat dipegang bisa mengindikasikan penyakit yang lain. Semoga bermanfaat ya, Bunda.

Jangan lupa untuk like Halaman WikiBunda di Facebook ya!

Leave a Reply