8 Penyakit Pada Anak Saat Cuaca Dingin

Apa penyakit anak-anak di cuaca dingin? Bagaimana mencegah penyakit akibat cuaca dingin pada anak-anak? Informasi di bawah ini akan membantu menjawab pertanyaan tersebut.

8 Penyakit Pada Anak Dan Pencegahannya.

Disaat musim penghujan seperti ini, mungkin Anak – anak rawan akan penyakit yang menyerang kapan saja dan dimana saja. Oleh karena itu, saat ini Wiki Bunda mencoba untuk menjelaskan beberapa Penyakit Pada Anak Dan bagaimana cara Pencegahannya atau cara menghindarinya. Agar supaya Bunda bisa lebih hati – hati dalam menjaga kesehatan Buah hati.

  1. Pilek

Musim dingin dan hujan adalah tingkat tertinggi anak terkena pilek. Penyakit ini sangat umum terjadi pada semua orang dan biasanya tidak menimbulkan konsekuensi kesehatan yang serius. Secara bertahap akan hilang setelah beberapa hari.

Gejala pilek meliputi: hidung tersumbat, iritasi tenggorokan, bersin. Mungkin juga ada demam, sakit badan, tangan dingin, batuk, tergantung karakteristik fisik masing-masing orang.

Baca Juga : Beberapa Karakteristik Anak Usia Dini

Bayi dan anak kecil rentan terkena flu; Gejala penyakit ini lebih cenderung mempengaruhi anak dibanding orang dewasa.

Anak-anak dengan demam mungkin mengalami anoreksia, masalah yang menyebabkan penurunan berat badan. Cara terbaik adalah mencegah anak Anda terkena flu.

Cara menghindari: tubuh bayi harus cukup hangat, sering cuci tangan, bersihkan rumah dan barang-barang di dalam rumah.

  1. Flu.

Flu juga merupakan penyakit yang sangat umum dan memiliki banyak kesamaan dengan pilek. Musim flu biasanya dimulai pada musim dingin.

Ini adalah penyakit pernafasan, akibat infeksi virus influenza. Infeksi ini menular oleh batuk, bersin, berbicara dekat atau dengan menyentuh kulit orang yang terinfeksi lalu Anda menyentuh mata, mulut, dan hidung.

Flu biasanya disebabkan oleh cuaca, namun flu disebabkan oleh virus, yang biasanya terjadi secara tiba-tiba, lebih berat dan berlangsung lama.

Cara mencegah : Cara terbaik adalah memastikan anak Anda kenyang dan beristirahat dengan baik untuk memperbaiki sistem kekebalan tubuh. Jangan mendekatkan anak Anda dengan orang yang sakit flu dan jaga tubuh anak tetap bersih.

  1. Sakit tenggorokan.

Sakit tenggorokan juga merupakan penyakit masa kanak-kanak yang umum di musim dingin, terutama karena infeksi virus. Dalam beberapa kasus, suhu naik dari dalam rumah menjadi dingin tiba-tiba.

Gejala yang umum adalah: gatal pada tenggorokan dan batuk.

Cara pencegahan : mirip flu dan pilek. Anak-anak harus makan dan istirahat. Perlu menjaga agar anak tetap hangat, terutama tenggorokan. Jika anak-anak dengan sakit tenggorokan, bilas mulut anak dengan air garam setiap hari dan makan makanan yang mudah dicerna seperti bubur dan sup.

  1. Asma.

Udara dingin akan memicu dan memperparah asma (juga dikenal sebagai asma, asma bronkial). Gejala asma berkisar dari ringan hingga mengancam nyawa. Tanda-tanda dyspnea dan mengi.

Asma adalah penyakit kompleks yang disebabkan oleh genetik, faktor lingkungan (makanan, udara dingin, asap, olahraga, stimulasi emosional, dll.).

Cara pencegahan: Anak-anak harus tetap di dalam rumah saat cuaca dingin, menjaga agar anak tetap hangat. Jika anak Anda menderita asma, selalu ada sediakan obat dirumah.

  1. Gastritis (flu perut).

Penyakit ini disebabkan oleh virus Norovirus, yang cukup umum dan mudah menyebar. Gejala umum adalah muntah dan diare. Biasanya, penyakit ini akan berlangsung hanya beberapa hari dan hilang dengan sendirinya.

Bayi dan anak-anak paling berisiko. Anak-anak berisiko kehilangan air atau kehilangan berat badan saat mereka sakit.

Baca Juga : Beberapa Penyebab Mimisan Pada Anak

Cara pencegahan: Selalu menjaga kebersihan bayi, makan dengan baik dan bersih. Jika terinfeksi, yang terpenting adalah memberikan bayak air untuk diminum.

  1. Infeksi telinga.

Infeksi telinga adalah penyakit yang umum terjadi di musim dingin pada anak-anak. Gejala yang umum adalah: insomnia, menangis, telinga atau sakit telinga, sakit kepala atau sakit leher, demam, mual dan cairan keluar dari telinga.

Cara Pencegahan: bersihkan tubuh bayi, sering cuci tangan, area yang sering dikunjungi anak harus dibersihkan dengan lap basah. Hindari paparan asap rokok dan orang sakit. Jaga agar anak-anak tetap hangat di musim dingin.

  1. Bronkitis

Bronkitis adalah suatu kondisi dimana pembengkakan dan lendir menumpuk di saluran udara kecil (bronki) di paru-paru. Ini adalah infeksi pernafasan yang mudah menyebar. Virus yang menyebabkan penyakit ini terutama adalah virus syncytial (RSV), adenovirus, virus influenza dan parainfluenza.

Ini adalah penyakit yang umum terjadi pada anak di bawah 2 tahun, terutama dari 3 sampai 6 bulan. Gejalanya adalah: batuk, mengi, sesak napas, kulit biru pucat, demam.

Pencegahan: makanan penuh nutrisi dan istirahat penuh, vaksinasi penuh, jauhkan anak-anak dari asap, dan hindari orang sakit.

  1. Kulit kering dan pecah-pecah.

Kulit kering bukan penyakit tapi sangat umum terjadi di musim dingin. Jika tidak dirawat dengan benar, anak-anak mungkin menderita dermatitis dan efek psikologis di kemudian hari.

Udara dingin dan kering merupakan penyebab utama kulit pecah-pecah, kering, mengelupas, gatal. Sering terjadi pada wajah, jika anak menggores kulit sering akan memperburuk situasi, menyebabkan pendarahan dan infeksi. Jika disembuhkan juga mudah bekas luka, sangat estetis.

Bayi yang baru lahir dengan kulit sensitif dan tipis rentan terhadap luka dan tidak semua obat dapat digunakan. Karena itu, perawatan khusus sangat dibutuhkan.

Pencegahan: Hindari mandi air panas; Oleskan pelembab ke kulit saat keluar ruangan untuk melindungi angin dingin dan sinar matahari; Minum banyak air.

Itulah beberapa PenyaMemahami penyakit pada anak-anak yang umum terjadi saat cuaca dingin akan memberi Anda cara untuk mencegah dan merawat anak Anda agar selalu sehat! Jangan Lupa untuk mengikuti Wiki Bunda dalam Instagram Juga untuk mendapatkan update-an yang menarik!

Leave a Reply